Tampilkan postingan dengan label Yamaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yamaha. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 November 2012

Yamaha Sudah Siapkan Aksesori V-Ixion Lightning



Spatbor belakang, kondom pijakkan kaki penumpang belakang dan jok tunggal untuk V-ixion Lightning.

Jakarta, KompasOtomotif - Walau belum resmi diluncurkan, Yamaha ternyata telah menyiapkan lima aksesori untuk V-Ixion Lightning. Kelimanya adalah jok tunggal (single setter), sepatbor belakang pendek, kondom pijakkan kaki penumpang (cover tandem bracket), tutup bawah mesin (under crowl) dan penutup radiator. Seluruh aksesori ini diproduksi menggunakan bahan berkualitas sesuai dengan standar Yamaha.

Yamaha mengaku, seluruh aksesori ini mudah dipasang tanpa harus mempermak bagian tertentu dari sepeda motor. Semuanya bisa dibeli di seluruh jaringan pemasaran Yamaha dengan harga mulai Rp 100.000 sampai Rp 300.000.

Penulis: Agung Kurniawan
Editor : Zulkifli BJ

Jumat, 02 November 2012

[Modif] Yamaha Vixion 2010: Konsep R15 Sampel Display Bengkel


Ternyata memodifikasi bukan hanya ‘kebutuhan primer’ bagi kebanyakan penunggang kuda besi. Pemilik bengkel modif juga ternyata kerap merias tunggangan untuk menarik minat konsumen. Paling tidak dengan adanya contoh buatan bengkel, calon konsumen bisa semakin kaya akan konsep baru yang ditawarkan.

Namun kebanyakan memang motor-motor rilisan Yamaha yang paling banyak di modifikasi. Modifikator mengaku, produk pabrik berlogo garpu tala ini memang cukup mudah dan paling keren walau dijejalkan dengan konsep apapun.

Adalah Dwi yang membuat berbagai konsep modifikasi untuk kemudian ditawarkan kepada konsumen yang kebetulan berniat merias tunggangan. Salah satu yang dibuat untuk mejeng di depan bengkel yang beralamat di jalan Pegangsaan Pintu I, Kelapa Gading, Jakut ini adalah Yamaha Vixion. Motor sport dengan teknologi fuel injction ini boleh dibilang tidak pernah sepi peminat. Hampir setiap minggu, bengkel ini selalu saja mengerjakan Yamaha Vixion dengan berbagai konsep dengan hasil yang apik. Namun demikian, motor sport lain macam Scorpio Z dan Byson juga masih banyak peminatnya.

Dwi memang kerap mengusung konsep modifikasi Yamaha R15 lantaran konsumen memang sedang gandrung dengan motor yang mirip dengan tunggangan Jorge Lorenzo dilintasan sikuit MotoGP.

“Tren saat ini memang demikian mas. Dibanding dengan model supermotto atau jap style, model Yamaha R15 paling diburu dan tidak pernah sepi peminatnya. Kecuali Yamaha Byson yang memang masih berkutat pada konsep street fighter. Selain dua model tersebut, kami juga mampu mengerjakan model apapun sesuai permintaan konsumen,”paparnya.

Dwi menambahkan, untuk merombak Yamaha Vixion dengan model R15 dibutuhkan dana mulai dari 5-15 juta rupiah. Semua disesuaikan dengan tingkat kesulitan dan berapa banyak aksesoris yang nempel pada motor berkekuatan 150cc tersebut. Selain menyediakan jasa modifikasi, dibengkel ini juga tersedia aneka macam aksesoris, kondom tanki, swing arm, dan undertail khusus untuk motor beraliran sport.

YAMAHA VIXON 2010

Pemilik : Angga

Konsep Modif : Yamaha R15

Lama Pengerjaan : 1 Minggu

Total Biaya : Rp. 6,5 juta

Bengkel : ARM Motor, Jalan Pegangsaan Pintu I, Kelapa Gading, Jakut. Telp: 081315712324 – 08158732371

Ban depan: Pirelli 120-70/17

Ban belakang: Battlax 130-80/17

Velg depan/ belakang: Rossi

Jok: Custom

Stang: DBS

Knalpot: ARM Motor

Spion: NUI Racing

Underbone: NUI

Disc belakang: Tiger Revo

Paket bodi: ARM Motor

Mesin: Standar
Moto Style, News UpdateAuthor: Ridho | Foto : Bayu

Rabu, 04 Juli 2012

[Modif] Yamaha V-Ixion, 2010 (Jakarta)

Yamaha V-Ixion, Ala R15 di India


Yamaha V-Ixion diproduksi secara global. Lihat saja basic rangka dan mesin V-Ixion juga diaplikasi di motor sport Yamaha yang dilansir di India, yaitu Yamaha R15.

Enggak cuma itu, Yamaha YZF R125 juga ambil basic dari V-Ixion. Tampilan motor sport full fairing ini mengadopsi rangka dan mesin yang sama persis dengan V-Ixion. “Cuma kapasitas mesin bore down jadi 125cc,” sebut Abdul Rahim Alwahdy selaku builder yang juga owner Aim Motorsport (AM).

Sayang YZR R125 tidak diproduksi untuk pasar Asia. Melainkan diperuntukkan buat market Eropa, khususnya pengendara pemula. Sebagai besutan sebelum naik ke motor dengan kapasitas mesin lebih besar. Berangkat dari basic mesin yang sama, Aim sapaan akrabnya, coba mengolah V-Ixion jadi YZF R125.

Seperti V-ixion milik Billy Casanova, coba diolah Aim tampil sebagai sport full fairing. “Seluruh bodinya aplikasi bodi kit Yamaha YZF R125 yang sudah dibuat replikanya dengan bahan serat fiber,” ujar pria yang buka workshop di Sawangan, Depok ini.

Memang sejak dua tahun lalu Aim sudah riset sendiri untuk mengubah tanpilan V-Ixion miliknya jadi YZF R125. “Saya datangkan seluruh bodi asli sampai lengan ayun dari Eropa. Makanya bodi fiber yang dibentuk ini benar-benar sama persis,” lanjut builder berbadan subur ini.

Semula untuk pasang satu set bodi replika YZF R125, rangka belakang standar V-Ixion harus kena mutilasi. “Kalau sekarang, sudah banyak belajar, jadi rangka orisinal V-ixion masih tetap dipertahankan standar, enggak diacak-acak pakai api las,” lanjutnya.

Jadi, bodi fiber yang didesain oleh Aim tidak mengorbankan rangka asli. Sebab dia menyiasatinya dengan braket bodi yang juga sudah disesuaikan dengan rangka asli. “Kalau sasis asli diubah, banyak konsumen yang keberatan,” yakinnya.

Makin sip, lengan ayun yang diaplikasi mengadopsi copotan limbah Yamaha YZF R125, jadi memang tampilan roda belakang sama persis dengan aslinya.

Untuk sok depan cukup andalkan milik V-Ixion. Sebab suspensi depan YZF R125 juga pakai sok depan model teleskopik seperti V-Ixion. “Buat setang jepit, copotan dari Ninja RR,” sebut Aim. (motorplus-online.com)


DATA MODIFIKASI
Ban depan: Batlax 100/60-17
Ban belakang : Battlax 120/70-17
Pelek : Sprint
Segitiga atas: Ninja RR
Aim Motorsport : 0818-065-111-84

[modif] Yamaha Scorpio, 2005 (Jakarta)

Yamaha Scorpio 2005, R6 Street Fighter



Modifikasi, tak selalu harus sama dengan motor yang dijadikan panutan. Hal ini coba diterobos Daeng Maming dalam mewujudkan Yamaha Scorpio menjadi seperti Yamaha R6. Fairing yang seharusnya ada di supersport itu, kini tak diaplikasi di ‘Kalajengking’.

“Karena motor ini juga terkadang dipakai buat turing juga sih. Jadi, cari praktisnya aja jika terjadi sesuatu di engine. Bongkar-pasang lebih cepat tanpa fairing. Selain itu, lebih simpel buat handling,” bilang pria yang punya workhshop BMX Custom yang singkatan dari Bengkel Modif X-Treme Custom ini.


Toh, seluruh bagian bodi yang dipakai terbuat dari fiberglass. Termasuk juga tangki. Bukan tangki standar yang dibungkus fiber alias model kondom. Sebab menurut Daeng, tangki kondom akan menyebabkan keropos. Terutama, di sambungan pelat dan fiber.

Yang menarik lagi, pria berdarah Makassar dan Jawa ini menerapkan anti potong rangka dalam modifikasinya. Itu terlihat dari sub frame. Rangka Scorpio yang bulat, hanya dipress agar menjadi lancip untuk dudukan bodi belakang R6 yang runcing.

“Setelah dipress, rangka belakang itu ditekuk sedikit ke atas. Jadi, tak ada yang dipotong kan,” tutup pria yang workshopnya di Jl. I Gusti Ngurah Rai, No. 99A, Cipinang Muara, Jakarta Timur. Mantap Bro! (motorplus-online.com)


DATA MODIFIKASI
Ban depan : Battlax BT92 120/60-17
Ban belakang : Battlax BT92 150/60-17
Upside down: Suzuki GSX 1000
Lengan ayun : Suzuki GSX 1000
BMX Custom : 0815-8499-0915

Minggu, 01 Juli 2012

[Modif] Yamaha V-Ixion, 2009 (Jakarta)

Yamaha V-Ixion, Fashionable Modern


Yamaha V-ixion milik Muhammad Dipa Citranto sudah tiga kali ganti tampang. Pertama, dibikin street fighter buat keperluan pre wedding. Kedua, bikin sportbike demi having fun dan menjadi korban mode juga. Terakhir, ya seperti sobat lihat sekarang ini deh. Doi ingin sport injeksi Yamaha 150 cc ini bergaya chopper.

Eits, begitunya sang pemilik sendiri ogah kalau motor ini disebut chopper, old skull atau apapun itu. Yang jelas, Dipa dan Topo Goedel Atmojo selaku builder sepakat menyebut desain motor ini deng­an konsep “fashionable modern”. "Kami sepakat begitu menyebutnya," kata punggawa Tauco Custom yang beralamat di Jl. Kebagusan Raya, No. 99, Jagakarsa, Jakarta Selatan, ini.

Ternyata, munculnya konsep modif setelah Topo disodori gambar hasil modifikasi Jesee Rooke. Doi ini builder asal Amrik yang memang selalu mempunyai konsep modif baru. Seperti salah satu karya terbarunya, KTM yang special engine (SE) dibuat menjadi café racer. Artinya, diluar kodrat KTM yang SE tapi bisa menyatu secara konsep tanpa mengurangi rasionalitas orang yang melihat. Toh sah-sah saja kan ?? He.. he...

"Pokoknya konsep motor ini ingin lebih liar, tanpa mengesam­pingkan fungsi dan estetika,” jelas Dipa yang bekerja di pertambangan minyak ini. Makanya, konsep fashionable modern yang diusung memang sesuai hasil akhir.

Dengan bermodalkan mesin modern yang injeksi, tapi konsep modifnya cukup radikal dan memang liar bro. Untuk urus­an rangka, Topo membuatnya mulai dari nol. “Rangka dan swing arm total custom,” ungkap Topo.


Begitu pun full bodi set custom yang terbuat dari pelat galvanis 0,8 mm. Bicara soal kaki-kaki, keduanya pun sepakat tidak memilih sok model springer. “Ini bukan motor bergaya jadul, ini motor modern. Makanya saya tetap memakai sok bawaan asli,” aku builder yang bergaya rambut unik itu.

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Pirelli 90/90-19
Ban belakang : Dunlop 180/55-17
Cakram belakang : Suzuki Satria FU150
Monoshock : Yamaha Jupiter MX135
Tauco Custom : 0856-8380209
source-(motorplus-online.com)

[Modif] Yamaha V-Ixion, 2010 (Jakarta)



Yamaha V-ixion ini katanya juara 1 kelas fashion standar di kontes bikinan Chemonk Modified. Ya wajar saja yang modifikasi motor ini juga Andri Irwan dari Chemonk Modified. Jadinya, jeruk kok minum jeruk. He.. he..he..

Pemilik v-ixion ini Herman HBX yang nggak bisa jauh dari dunia balap. Sempat menghilang, eh muncul di ajang modifikasi membawa V-ixion gaya motor balap.

“Susah jauh dari balap. Apalagi Axel, anak saya juga suka. Makanya V-ixion dibikin motorsport. Kebetulan kenal banyak pembalap, saya minta beberapa part racing yang tak terpakai,” ujar Herman HBX dari Pejaten, Jakarta Selatan itu.

Dipasangi fairing copotan dari motor balap yang dicustom ulang. Fairing tadi dimaksimalkan bentuk tangki baru, cover samping hingga buritan yang desainnya dibikin meruncing.

Begitupun kaki-kaki. Ban depan Corsa dan belakang Pirelli di pelek ring 17 inci. Monosok asli tetap terpasang di lengan ayun yang dilapis kondom.

“Makin ciamik, knalpot R9 mempertegas tunggangan ini lebih sporty,” kenang Herman. (motorplus-online.com)

Jumat, 29 Juni 2012

[preview] YB125SP, Motor Sport Rp 9 Jutaan Dari Yamaha


China sebagai pasar sepeda motor terbesar di dunia memang sangat menggiurkan. Potensi pasarnya tiap tahun mencapai 14 juta unit sepeda motor! Jadi jangan heran kalau Yamaha cukup agresif di China. Hal ini dibuktikan dengan diluncurkannya YB125SP.

Motor sport 125 cc ini dirancang sesuai kebutuhan masyarakat China. 60 persen konsumen sepeda motor di negeri tirai bambu ini gemar pada sepeda motor yang praktis. Nah, agar mudah dikendarai, motor sport ini dibuat dengan posisi duduk yang cukup rendah sehingga nyaman untuk seorang pemula sekalipun. Setang yang tinggi juga menambah kemudahan dalam berkendara.

Teknologi mesin motor yang mulai dipasarkan pada bulan Juni ini juga tidak macam-macam. Karena masih konvensional dengan karburator, harga jualnya bisa ditekan. Di China motor ini hanya dijual dengan kisaran harga 6.680 Yuan atau setara dengan Rp 9,97 jutaan.

Meski murah, YB125SP ditawarkan dalam beberapa pilihan varian. Ada yang pakai pelek palang juga jari-jari. Malah ada varian yang sudah dilengkapi dengan disk brake depan juga finishing kroom di beberapa bagiannya.

Untuk produksi, motor ini akan dirakit di fasilitas milik Group company Chongqing Jianshe Yamaha Motor Co., Ltd. (CJYM), sedang pemasarannya dilakukan oleh Shanghai Yamaha Jianshe Motor Marketing Co., Ltd. (YMSM).


source(motorplus-online.com)

[modif] Yamaha V-Ixion, 2010 (Jakarta)

Yamaha V-Ixion, Menciptakan Konsep Baru


Yamaha V-ixion yang punya basic motor cruiser, paling enak dan gampang diarahkan ke konsep motorsport. Sebab dari sasisnya yang deltabox, tinggal dikasih fairing sudah kelihatan macho. Contonya Yamaha R15 dari India.

Itu sebabnya Agus Widodo dari Grogol, Limo, Depok, meminta Wardoyo builder G2C untuk mewujudkan impiannya. punya motor yang sedang ditunggu-tunggu di tanah air. Apalagi dalam mengubah tampilannya, karyawan di gedung DPR ini tidak mau banyak rombak sasis juga kelistrikan.

“Pemilik maunya memang seperti itu. Jadi, kalau dibalikkan standar nggak susah. Makanya saya konsen pada pembuatan fairing, tangki, sepatbor depan, cover belakang dan custom arm yang semua menggunakan bahan pelat,” beber Wardoyo yang buka workshop di Jl. Gandul Raya, Cinere, Depok.

Cuma dalam meniru Yamaha R15, Wardoyo dan Agus tidak ingin konsep modifikasinya mencontek mentah-mentah. Tetap ada yang berbeda lataran tunggangan ini dimodifikasi dan punya desain khusus untuk menciptakan tren baru.

Contohnya bisa lihat bentuk fairingnya. Jika fairing depan biasanya lampu didesain model mata kucing, oleh Wardoyo rumah bohlam lampu diganti model proyektor. Katanya sih mirip Yamaha R1 2010.

Lihat juga fairing samping. Meski diakui ala Yamaha R6, namun ubahan ini ditujukan untuk membedakan motor ini dengan Yamaha R15. Perbedaan itu bisa dilihat pada pemasangan cover luar mirip bodi kit di bagian samping. Katanya lagi, kalau dilepas ada 3 bagian terpisah.

Nah, ubahan yang enggak nyimpang dari konsep motorsport bentuk tangkinya. Sebab desain yang dianut Yamaha R15 yang kebetulan dimensinya beda tipis. “Bagian atas dibikin ulang. imbuh Wardoyo.



DATA MODIFIKASI
Sok depan: Aprilia RS125
Pelek: Aprilia RS125
Footstep: Aprilia RS125
Silencer: Handmade
Lampu sein: Variasi
source - (motorplus-online.com)

[modif] Yamaha Scorpio, 2002 (Jakarta)

Yamaha Scorpio, Jadul Dari Bastert-Werke


Sepintas modifikasi Yamaha Scorpio milik Eric Ariyanto Suryadi ini bergaya BMW R26 atau R27. Eric yang doyan modifikasi ala jadul, ternyata tak sengaja menciptakan anggapan itu. Berawal dari pemasangan tangki dari motor klasik Bastert-Werke Bielefeld yang muncul 1930-an di Jerman.

Memang suatu kebetulan bisa menemukan tangki Bastert-Werke ini. Bagi Eric yang memang jual beli spare part motor langka, juga merasa beruntung bisa aplikasi tangki ini di motornya. Nah, berawal dari sinilah konsep modifikasi dimulai.

Sebenarnya memang tak bermaksud ingin seperti BMW R26. Tapi, bentuknya yang tergolong sama-sama dari motor jadul, jadi tak berbeda jauh. Ubahan yang menjadi ciri memang berawal dari tangki. Setelah itu penyesuaian di beberapa sektor pun mengikuti. “Rangka mulai dari tengah dipotong,” buka Eric.

Pria berkulit putih ini perlu merombak sasis tengah. Soalnya dudukan tangki juga jadi berubah. Harus tepat dan presisi. “Memang paling sulit saat buat dudukan tangki ini. Jadi, harus teliti dan cermat biar center,” tambah Eric yang bengkelnya beralamat di Jl. Sakura, No.17, Sumur Bor, Cengkareng, Jakarta Barat.

Walaupun konsepnya motor jadul, tapi kaki depan dikawal sok modern. Peredam kejut depan pakai dari Yamaha Byson berikut segitiga dan setangnya. Dan sok belakang juga aplikasi dari Kawasaki Ninja 150. Sok yang aslinya untuk monosok ini oleh doi pakai dua untuk kanan-kirinya.

Di area setang, juga ada yang menarik. Ternyata doi pakai kabel gas yang masuk ke dalam, layaknya motor jadul. Buat konsep ini, yang dipakai kabel gas dalam milik Honda CB100. Lewat metode ini, area setang jadi lebih rapi. Sebab, hanya menyisakan kabel rem depan dan kabel kopling di kiri.

Sentuhan dapur pacu juga dilakukan pada Scorpio klasik ini. Piston diganti pakai FIM buat Scorpio yang oversize 50. Dengan penampilan yang sekarang dan perubahan sedikit pada mesin, bikin Eric pede. Buktinya waktu event Otobursa beberapa waktu lalu, sempet ada yang nawar sampai Rp 25 jeti. “Kalau dia berani Rp 35 juta, saya bakal kasih deh,” timpal Eric yang gondrong itu.

Yakin mau dilepas, bro?


DATA MODIFIKASI
Ban depan: BT92 120/60-17
Ban belakang: BT92 150/60-17
Oil cooler: Satria FU
Knalpot: Custom
Karbu : PWK 28
source - (motorplus-online.com)

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best CD Rates